Mengalami permasalahan di dalam keluarga yang begitu complicated, dari kecil aku sudah diajari untuk menjalani hidup ini dengan penuh ikhlas, jangan pernah menyalahkan siapa pun kenapa kamu tumbuh seperti ini, di keluarga yang seperti ini, berada di lingkungan yang seperti ini, mempunyai orang tua yang seperti ini. Itu sudah takdir dan digariskan. Beranjak menjadi anak-anak, bermain, memiliki teman, belajar membaca dan menulis, belajar tentang agama, cukup menyenangkan dan masa kecil aku juga bukan masa yang suram. Beranjak menjadi remaja, menambah banyak teman, bisa melihat dunia luar yang begitu luas ini, berbagai macam karakter orang, berpikiran kritis, sudah mulai banyak bertanya kenapa dan kenapa? Sedikit memiliki perasaan menyesal kenapa dilahirkan di keluarga yang seperti ini, kenapa aku tidak seperti mereka? Nihil, tidak ada jawaban, hanya bisa diam dan menyimpan pertanyaan dalam hati. Remaja menjadi dewasa? Apa aku sekarang sudah dewasa? Tidak juga, pikiran aku masih seperti anak kecil yang tidak tau apa itu kedewasaan. Menjadi orang dewasa itu seperti apa sih? Merubah penampilan? Mengubah cara berbicara? Bergaul dengan orang yang lebih tua? Dewasa itu mengubah cara pola pikir, memandang keadaan jauh lebih bijak, mengurangi emosional, lebih mengandalkan logika, berpikir sebelum bertindak, menurut aku mungkin seperti itu, ga tau menurut kalian seperti apa?
Dihadapi dengan orang-orang di masa lalu, dipertemukan kembali kepada orang-orang yang dahulu pernah dekat, artinya apa yah? Apa mungkin aku disuruh menyelesaikan apa yang selama ini belum selesai? Minta maaf misalnya atau berpamitan? Tapi buat apa? Aku ga pernah punya masalah atau berselisih dengan mereka. Yaa mungkin mereka harus melihat perubahan aku sekarang seperti apa. Cukup tegur sapa, bertanya kabar, berbicara seadanya, dan tidak lupa mereka hanya ingat bahwa dulu aku pernah berdampingan dengan siapa, harus sabar mendengarnya dan tersenyum sambil mendoakan semua yang terbaik buat aku dan dia.
Semua belajar dari masa lalu, masa lalu yang suram mengajarkan kita agar ke depannya bisa lebih baik lagi dan merubah itu semua. Penyesalan, memang itu akan terjadi pada saat semuanya telah berakhir tapi itu juga mengajarkan kita pentingnya berpikir sebelum bertindak. Kehilangan, yah setelah kehilangan kita akan menyesal karena detik yang berlalu akan menjadi kenangan, jangan pernah meremehkan kebersamaan sebelum waktu mengajarimu arti sebuah kehilangan dan kamu hanya bisa menyalahkan keadaan.
Dihadapi dengan orang-orang di masa lalu, dipertemukan kembali kepada orang-orang yang dahulu pernah dekat, artinya apa yah? Apa mungkin aku disuruh menyelesaikan apa yang selama ini belum selesai? Minta maaf misalnya atau berpamitan? Tapi buat apa? Aku ga pernah punya masalah atau berselisih dengan mereka. Yaa mungkin mereka harus melihat perubahan aku sekarang seperti apa. Cukup tegur sapa, bertanya kabar, berbicara seadanya, dan tidak lupa mereka hanya ingat bahwa dulu aku pernah berdampingan dengan siapa, harus sabar mendengarnya dan tersenyum sambil mendoakan semua yang terbaik buat aku dan dia.
Semua belajar dari masa lalu, masa lalu yang suram mengajarkan kita agar ke depannya bisa lebih baik lagi dan merubah itu semua. Penyesalan, memang itu akan terjadi pada saat semuanya telah berakhir tapi itu juga mengajarkan kita pentingnya berpikir sebelum bertindak. Kehilangan, yah setelah kehilangan kita akan menyesal karena detik yang berlalu akan menjadi kenangan, jangan pernah meremehkan kebersamaan sebelum waktu mengajarimu arti sebuah kehilangan dan kamu hanya bisa menyalahkan keadaan.
No comments:
Post a Comment